Tahukah Anda kebiasaan mengirim pesan, termasuk SMS atau chatting dan menggunakan beberapa aplikasi dapat menyebabkan kerusakan pada kulit, termasuk keriput dan jerawat? Ini dia penjelasannya.
Kebiasaan menunduk ketika menatap layar smartphone dapat menyebabkan kolagen di bagian leher rusak. Menurut Dr Joel Schlessinger, posisi menunduk ketika menatap layar akan membuat otot dan saraf kita mengalami stres, yang berakibat pada kerusakan jika menjadi kebiasaan.
Untuk menghindarinya, Dr Paul Frank, menyarankan agar memposisikan smarthphone lebih tinggi dan sejajar dengan mata, sehinga kepala tak perlu menunduk. Dr Frank juga menyarankan untuk menghindari olahraga leher karena dapat memperparah keriput di leher. Dibanding olahraga leher, Teoxane, serum topical yang dapat digunakan sehari-hari, lebih dianjurkan untuk mengatasi keriput pada leher Anda.
Garis halus mata
Ketika menghadapi layar smartphone, secara tidak sadar, kita akan menyipitkan mata. Terlebih lagi ketika tulisan terlalu kecil atau pengaturan pencahayaan kurang pas. Kegiatan menyipitkan mata ini, akan menyebabkan kerutan-kerutan di sekitar mata yang berakhir dengan terbentuknya garis-garis halus pertanda keriput di sekitar mata. Kita tentu tidak ingin kan muncul keriput sebelum waktunya? Untuk itu, tingkatkan ukuran font dan atur kecerahan smartphone Anda agar tak perlu menyipitkan mata ketika melihat layar smartphone.
PHACNE (phone acne)
Karena terlalu banyak dipegang ketika digunakan, pasti banyak juga bakteri dan kotoran yang menempel di permukaan smartphone kita. Bukan masalah besar memang, hingga kita menggunakannya untuk bertelepon dan menempelkannya ke wajah kita. Bukan hal tidak mungkin bagi jerawat untuk muncul ketika permukaan smartphone yang kotor menempel di pipi kita. Oleh karena itu, sering-seringlah membersihkan permukaan smartphone dan wajah Anda untuk menjaga kebersihanya.

EmoticonEmoticon