SUBHANALLAH!!! Inilah Manfaat dan Rahasia di Balik Gerakan Shalat Bagi Kesehatan

10:22 PM

Seputarinfo.com - Shalat lima waktu adalah salah satu keharusan bagi umat Islam. Shalat nyatanya tidak hanya menjadi amalan mutlak di akhirat nanti, namun nyatanya gerakan–gerakan shalat adalah gerakan paling proporsional bagi anatomi tubuh manusia. Bahkan dari segi medis, shalat adalah gudangnya obat dari beberapa macam penyakit.

Selama ini shalat yang diperbuat lima kali sehari oleh umat Islam, sebetulnya sudah memberbagi investasi kesehatan yang lumayan besar bagi yang meperbuat shalat tersebut. Gerakan sholat hingga dengan salam mempunyai makna yang menarik baik untuk kesehatan fisik, mental bahkan keseimbangan spiritual serta emosional. Namun sayang hanya sedikit dari umat Islam yang memahaminya. 

Berikut Inilah Manfaat dan Rahasia di Balik Gerakan Shalat Bagi Kesehatan manusia:

TAKBIRATUL IHRAM

Postur: berdiri tegak, membawa kedua tangan sejajar telinga, lalu melipatnya di depan perut alias dada tahap bawah.

Kegunaaan: Gerakan ini melancarkan ajaran darah, getah bening (limfe) serta kekuatan otot lengan. Posisi jantung di bawah otak memungkinkan darah mengalir lancar ke s! eluruh tubuh. Saat membawa kedua tangan, otot bahu meregang jadi ajaran darah kaya oksigen menjadi lancar. Kemudian kedua tangan didekapkan di depan perut alias dada tahap bawah. Sikap ini menghindarkan dari beberapa gangguan persendian, terutama pada tubuh tahap atas.

RUKUK

Postur: Rukuk yang sempurna ditandai tulang belakang yang lurus jadi bila diletakkan segelas air di atas punggung tersebut tidak bakal tumpah. Posisi kepala lurus dengan tulang belakang.

Kegunaaan: Postur ini menjaga kesempurnaan posisi serta kegunaaan tulang belakang (corpus vertebrae) sebagai penyangga tubuh serta pusat syaraf. Posisi jantung sejajar dengan otak, maka ajaran darah maksimal pada tubuh tahap tengah. Tangan yang bertumpu di lutut berkegunaaan relaksasi bagi otot – otot bahu hingga ke bawah. Tidak hanya itu, rukuk adalah latihan kemih untuk mencegah gangguan prostat.

I’TIDAL

Postur: Bangun dari rukuk, tubuh kembali tegak seusai, membawa kedua tangan dengan tinggi telinga.

Kegunaaan: Itidal adalah variasi postur seusai rukuk serta sebelum sujud. Gerak berdiri bungkuk berdiri sujud adalah latihan pencernaan yang baik. Organ organ pencernaan di dalam perut mengalami pemijatan serta pelonggaran dengan cara bergantian. Efeknya, pencernaan menjadi lebih lancar.

SUJUD

Postur: Menungging dengan meletakkan kedua tangan, lutut, ujung kaki, serta dahi pada lantai.

Kegunaaan: Ajaran getah bening dipompa ke tahap leher serta ketiak. Posisi jantung di atas otak menyebabkan darah kaya oksigen dapatmengalir maksimal ke otak. Ajaran ini berpengaruh pada daya pikir seseorang. Sebab itu, perbuat sujud dengan tuma’ninah, jangan tergesa – gesa supaya darah mencukupi kapasitasnya di otak. Postur ini juga menghindarkan gangguan wasir. Khusus bagi wanita, baik rukuk maupun sujud mempunyai kegunaaan menarik bagi kesuburan serta kesehatan organ kewanitaan.

DUDUK

Postur: Duduk ada dua macam, yaitu iftirosy ( tahiyyatul awal ) serta tawarruk ( tahiyyatul akhir ). Perbedaan terletak pada posisi telapak kaki.

Kegunaaan: Saat iftirosy, kami bertumpu pada pangkal paha yang terhubung dengan syaraf nervus Ischiadius. Posisi ini menghindarkan nyeri pada pangkal paha yang tidak jarang menyebabkan penderitanya tidak sanggup berlangsung. Duduk tawarruk sangat baik bagi pria sebab tumit menekan ajaran kandung kemih ( urethra ), kelenjar kelamin pria ( prostata ) serta saluran vas deferens. Apabila diperbuat. dengan benar, postur irfi mencegah impotensi. Variasi posisi telapak kaki pada iftirosy serta tawarruk menyebabkan seluruh otot tungkai turut meregang serta kemudian relaks kembali. Gerak serta tekanan harmonis inilah yang menjaga. kelenturan serta kekuatan organ – organ gerak kita.

SALAM

Gerakan: Memutar kepala ke kanan serta ke kiri dengan cara maksimal.

Kegunaaan: Relaksasi otot kurang lebih leher serta kepala menyempurnakan ajaran darah di kepala. Gerakan ini mencegah sakit kepala serta menjaga kekencangan kulit wajah. BERIBADAH secara, kontinyu bukan saja menyuburkan iman, namun mempercantik diri wanita luar serta dalam. (si/sa)

Artikel Terkait

Previous
Next Post »